Kamis, 18 Oktober 2012

belajar IPS klas 7


LINGKUNGAN KEHIDUPAN MANUSIA

A.   Muka bumi dan dampaknya bagi kehidupan
Gambar kamu amati adalah penampakan muka bumi. Gambar tersebut merupakan hasil foto udara yang dibuat oleh satelit buatan dan pesawat ruang angkasa. Apabila kamu dapat mengamati gambar itu dengan cermat, nampaknya di permukaan bumi terdapat hamparan lautan (samudera) dan daratan (benua). Benua-benua dimuka bumi dan dasar relief tertentu. Relief  adalah tinggi rendahnya permukaan bumi. Adapun bentuk relief bumi, antara lain berupa gunung, bukit, daratan tinggi, daratan rendah, lembah, danau, rawa, dangkalan, lubuk, palung, dan lain-lain.
jika teman-teman semua ingin mengetahui lebih lengkap pelajaran lingkungan hidup manusia, silahkan klik di sinie....


1.     Ragam bentuk muka bumi.
Kamu telah mengetahui bahwa bentuk muka bumi tidak rata, ada yang melengkung ke atas (berbentuk kubah) atau ke bawah (bentuk cekung/basin), berbukit-bukit, bahkan menjulang tinggi membentuk bukit dan gunung. Timbulnya bentuk-bentuk relief muka bumi sepeti itu dipengaruhi oleh dua macam tenaga, yaitu tenaga endogen dan tenaga eksogen. Tenaga oksegen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi, sedangkan tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi. Tenaga endogen cenderung bersifat membangun (konstruktif), dalam arti mampu membentuk atau membangun relief muka bumi. Sebaliknya, tenaga endogen cenderung bersifat merusak.
Apabila permukaan bumi dilihat dari tempat yang tertinggi sampai terendah, tampak bentuk relief permukaan bumi yang tersusun atas relief daratan dan relief dasar laut.
a.    Relief daratan
Relief daratan adalah tinggi rendahnya bentuk permukaan bumi di daratan. Relief daratan terdiri atas gunung, pegunungan, daratan tinggi, daratan rendah, dan bukit.
1.     Gunung
Gunung adalah permukaan bumi yang menjulang ke atas, lebih tinggi daripada daerah sekitarnya dan dibatasi oleh lereng disekelilingnya. Contohnya, gunung semeru di pulau jawa dan gunung kilimanjoro di tanzinia,afrika.
2.    Pegunungan
Pegunungan adalah permukaanbumi yang berupa rangkaian atau kumpulan gunung-gunung besar dan kecil. Contohnya, pegunungan bukit barisan di pulau Sumatra dan pegunungan Himalaya di India.
3.    Daratan tinggi
Daratan tinggi adalah tanah datar luas di daerah yang tinggi, memiliki ketinggian antara 200-1500 meter di atas permukaan laut. Contohnya, daratan tinggi bandung di jawa barat dan daratan tinggi dekkan di India.
4.    Daratan rendah
Daratan rendahadalah tanah datar yang luas dan tingginya antara 0 sampai kurang dari 200 m di atas permukaan laut. Lapisan tanah yang ada di daratan rendah berbentuk lapisan horizontal. Daratan rendah umumnya terdapatdi tepi pantai dan kaki gunung atau pegunungan. Daratan rendah yang ada di Indonesia, di antaranya daratan rendah yng terdapat di tepi pantai timur pulau sumatera, pantai utara pulau jawa, pantai selatan, barat dan timur pulau kalimatan, serta pantai selatan puau papua.

5.    Bukit
Bukit merupakan gunung yang ketinggiannya tidak lebih dari 600 m di atas permukaan air laut. Bukit dapat berdiri sendiri atau dapat pulamenjadi bagian dari suatu gunung dan rangkaian pegunungan.
b.    Relief darat laut
Relief darat laut adalah tinggi rendahnya bentuk permukaan bumi di dasar laut. Relief dasar laut terdiri atas berikut ini.
1.     Gunung laut, yaitu gunung yang kaki-kakinya terletak di dasar laut dan puncaknya menjulang di atas permukaan laut. Contonya, gunung Krakatau di selat sunda
2.    Dangkalan/paparan (shelf), yaitu dasar laut yang memiliki kedalaman kurang dari 200 meter yang dianggap sebagai bagian daratan yang masuk ke dalam laut. Contohnya, dangkalan sunda di sekitar selat sunda.
3.    Lereng benua (continental slope), yaitu dasar lautbyang merupakan kelanjutan dari dangkalan yang memiliki kedalaman kurang dari 1500 meter.
4.    Punggung laut,yaitu pegunungan atau rangkaian bukit-bukit dalam laut yang dapat muncul di atas atau di bawah permukaan laut. Contohnya, punngung laut sibolga.
5.    Ambang laut (drempel), yaitu pegunungan atau bukit-bukit di dasar laut yang memisahkan dua buah laut. Contohnya, ambang laut sulu.
6.    Lubuk laut (basin), yaitu dasar laut yang dalam dan berbentuk bulat cekung yang terjadi akibat merosotnya bagian dasar laut. Contohnya, lubuk laut banda di Maluku.
7.    Palung laut (trog), yaitu dasar laut yang dalam, sempit, curam, dan memanjang yang terjadi akibat penenggelaman terus-menerus. Cotohnya, palung kai di dekat pulau dan palung izu di jepang.

2.    Proses pembentukan muka bumi
Kamu telah mengetahui tentang keragaman bentuk-bentuk muka bumi di daratan dan di dasar samudra. Selanjutnya, kamu dapat mengkaji bagaimana muka-muka bumi itu terbentuk dan berubah dari waktu ke waktu. Namun, sebelum mengkaji hal itu, kamu sebaiknya mengetahui bagaimana bumi terbentuk dan bagaimana pula struktur lapisan bumi itu.
a.    Terbentuknya bumi dan struktur lapisan-lapisannya.
Awal terbentuknya bumi tidak terlepas dariproses terjadinya tata surya. Banyak ahli yang berusaha menyampaikan  pendapat tentang asal mula tata surya. Dari sekian ahli dapatlah dibagi kedalam dua kelompok, yaitu sebagai berikut.
1.     Pendapat pertama mengatakan: planet-planet terbentuk dari sebagian bahan matahari yang terlempar. Bahan matahari itu terlempar karena adanya gaya tarik (gravitasi) bintang yang mendekati matahari. Pendapat yang menguatkannya menyatakan: matahari itu dahulu merupakan bintang kembar. Salah satu bintangnya meledak dan terpecah-pecah. Pecahan-pecahan terpengaruh oleh gaa tarik matahari. Pecahan-pecahan inilah yang kemudian menjadi planet-planet.
2.    Pendapat kedua mengatakan: tata surya berkembang dari nebula, yakni kabut gas dan debu. Kabut gas dan debu semula berputar perlahan, kemudian semakin lama semakin cepat. Karena berputar cepat, gumpalan gas itu kemudian membentuk bola besar. Seiring dengan perputarannya, gumpalan bola besar tersebut laam-lama mengecil, memapat(padat), pejal (tidak berongga), dan melontarkan sebagian bahan-bahannya. Inti gumpalan gas yang panas menjadi matahari, sedangkan lontaran gumpalan bahan padat lain yang membentuk gelang-gelang menjadi planet-planet dan benda angkasa lainnya.
Pendapat semacam ini disebut sebagai teori nebula. Ilmuwan yang mengemukakan teori nebula ialah Immanuel kant(jerman) dan pierre de laploce (prancis).

Bumi yang merupakan salah satu planet di jagat raya, mulanya berupa bola pijar yang berputar-putar. Setelah berjuta-juta tahun, bola bumi yang panas mengalami masa pendinginan. Bagian luar bumi yang mengalami pendinginan kemudian membeki, sedangkan dibagian dalam masih tetap berupa massa cair, pejal dan pijar. Bagian luar bumi membeku disebut kerak bumi atau kulit bumi. Di bawah kerak bumi itu terdapat beberapa bagian lapisan lain. Secara berturut-turut, struktur lapisan bumi terdiri atas lapisan-lapisan berikut.
1.     Kerak bumi atau kulit bumi (crush) merupakan lapisan bumi bagian luar yang tersusun atas berbagai jenis batuan yang berbentuk lempeng kaku dan selalu bergerak serta bergeser. Lapisan kerak bumi yang mencapai kedalaman 100 km dinamakan litosfer.
2.    Selimut bumi (mantel) merupakan  lapisan yang letaknya di bawah lapisan kerak bumi dengan ketebalan mencapai 2900km.
3.    Inti bumi (core) merupakan lapisan paling dalam dari struktur bumi. Lapisan ini terdiri atas lapisan inti luar dan lapisan init dalam. Lapisan inti luar tebalnya sekitar 2.257 km, sedangkan lapisan inti dalam berbentuk bola dengan diameter sekitar 1.231 km. inti dalam terdiri dari nikel dan besi yang suhunya mencapai 4000 celcius-5000 celcius.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar